Anne sedang berada di dapur untuk memasak. Ya setelah aktifitas panasnya di kamar mandi, ia bergegas ke dapur. Ia tidak mau menghabiskan hari hanya dengan kegiatan panas mereka. Meski ia menyukainya tapi perut juga perlu diisi. Anne merasakan nyeri di intinya dan badannya terasa remuk tapi Anne tetap kuat untuk memasak makanan untuk mereka berdua. Sop ayam dengan campuran sayuran di dalamnya mampu menggugah selera Anne dan ia berharap Andrew juga menyukai masakannya.
Andrew keluar dari kamar menuju dapur. Ia berjalan mengenakan celana pendek kotak-kotak dan kaos putih polos yang ketat sehingga otot perut dan tangannya tercetak jelas. Jangan lupakan rambut hitamnya yang tebal masih basah karena ia baru selesai mandi. Kesan seksi terlihat pada dirinya.
Anne tak bisa berkata-kata melihat suaminya. Terpesona kata yang pas untuk mengartikan keadaan Anne saat ini.
Andrew memeluk istrinya dari belakang yang sedang melamun dekat meja makan. Ia mencium pucuk kepala Anne dan menghirup bau tubuh Anne.
"Apa yang sedang kau pikirkan honey " tanya Andrew yang tetap memeluk istrinya.
"Oh tidak ada, apa kau lapar?" Aku memasak makanan untukmu dan aku harap kau suka" Anne berbicara dengan gugup. Anne merutuki dirinya sendiri. Kenapa pula ia melamun sampai tidak tau suaminya telah berada di belakangnya dan memeluknya.
Andrew melihat meja makan yang telah tersaji sop ayam dan nasi hangat putih. Ada juga kerupuk dan saos cabe.
Andrew duduk di kursi makan dan dengan sigap Anne mengambil piring dan menaruh nasi ke piring Andrew. Anne juga mengambil mangkuk dan mengisi sop ayam di dalamnya. Tak lupa air putih yang diletakan disamping piring. Setelah selesai meyiapkan makanan untuk Andrew, Anne duduk di sebelah Andrew dan ia mengambil makanan untuk dirinya. Anne melihat Andrew yang sedang mencoba kuah sop nya. Andrew menyeruput kuah sop dan terlihat ekspresi datar di wajahnya. Anne yang melihat ekspresi suaminya yang biasa-biasa saja hanya bisa menghela napas panjang. Anne berpikir mungkin Andrew tidak menyukai masakannya. Anne menyeruput kuah sop dan memakan nasi putih di depannya.
" Enak " ucap Andrew dengan santai. Anne terkejut mendengar apa yang dikatakan suaminya itu.
" Masakanmu sangat enak honey " puji Andrew sambil menatap sayang istrinya itu.
Anne terharu dengan perkataan suaminya.
" Aku harap mulai sekarang kamu tidak akan pernah bosan untuk memasak makanan dan mengurus segala keperluanku honey" ucap Andrew sambil membelai wajah Anne.
"Sesibuk apapun pekerjaanku nanti, aku akan tetap memakan masakanmu baby."
Andrew kembali makan dengan lahapnya. Kerupuk di dalam toples juga ia ambil dan memakannya.
Hati Anne menghangat ketika suaminya suka dengan masakannya. Anne jadi bersemangat dan bertekat untuk menjadi istri yang mampu memenuhi kebutuhan suami itu. Anne merasa begitu beruntung menikah dengan Andrew. Tidak hanya tampan tapi ia juga perhatian.