Part 17

939 Kata

Dua Bulan kemudian... "Masa harus dipingit sih Nan? Kita kan udah pernah nikah. Coba deh kamu bilang sama Budhe biar nggak ada pingit-pingitan. Tujuh hari itu lama Nan. Aku nggak kuat."  Kinan tertawa geli. Geli karena ucapan manja Rayhan. Juga geli karena rambut Rayhan yang menusuk-nusuk lehernya.  Satu bulan sebelumnya. Rayhan sudah resmi melamar Kinan. Walau dengan lamaran yang sangat tidak romantis. Dan Rayhan meminta melangsungkan pernikahan dalam jangka waktu satu bulan.  Sudah nggak nahan katanya... Dan semua pingitan ini juga akibat kesalahan dari Rayhan. Mungkin memang benar Rayhan dan Kinan sedang anget-angetnya. Tapi bukan berarti Rayhan bebas mengendap-endap memasuki kamar Kinan setiap malam.  Mereka memang tak melakukan apapun. Tapi Budhe Ranti, tak ingin sesuatu terjadi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN