Seperti yang Sagara ucapkan pada Abram untuk menemaninya pergi setelah jam makan siang, kini keduanya berada di dalam mobil yang Abram kendarai. Abram tidak tahu kemana mereka akan pergi karena Sagara menolak memberitahu, jadilah dia hanya mengikuti instruksi Sagara. "Emangnya Lo mau kemana?" tanya Abram untuk kesekian kalinya. "Ikuti Instruksi aja. Di depan Belok kiri." Abram hanya bisa menghela nafas panjang. “Kalau Lo kasih tau Gue dimana tempatnya, Lo gak bakalan ribet-ribet ngasih petunjuk kayak gitu.” Sagara hanya diam tak menjawab. Matanya masih menatap lurus ke depan. “Lo ngambek sama Gue karena gak Gue bantuin Lo urusan tadi?” “Masih ada banyak jalan menuju Roma, Bang. Lo gak bisa bantu Gue, gak masalah.” Abram mengangguk. "Ya, semuanya selalu ada jalan. Apalagi buat oran

