SAGARA

1640 Kata

Sagara beranjak dari tempat duduknya dan mengabaikan tumpukan berkas yang akhir-akhir ini semakin bertambah dan menggunung di mejanya. Sejak sebuah pesan masuk, Sagara tak lagi berniat menyelesaikan pekerjaannya. “Ga, mau kemana?” tanya Abram yang baru saja mau masuk ke dalam ruangan bosnya itu. “Gue mau pergi dulu. Mungkin sedikit lama. Lo gantiin Gue ya,” ucap Sagara yang kemudian berlalu begitu saja. “Ga?!” Panggilan itu diabaikan begitu saja oleh Sagara, Pria itu tetap melangkah tak peduli. “Apalagi yang ada di pikiran anak itu?! Wajahnya kalau marah gak bisa di tutupin gitu. Tck! Gue susulin tapi banyak kerjaan. Gak Gue susulin kalau dia buat ulah gimana?” gerutu Abram dengan muka kusut dan tangan yang sudah mengusap kasar wajahnya, Abram yang sudah tahu bagaimana kelakuan Saga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN