"Tidak Tante. Papa tidak mungkin melakukan itu sama Mas Pras. Papa tidak akan melakkukan hal sekeji itu. Percaya sama saya. Itu tidak akan terjadi." Farah mulai meledak-ledak. Tangisnya semakin menjadi. Farah merasa berada di persimpangan. Di satu sisi adalah nama baik ayahnya yang sangat ingin ia jaga, yang bahwa ayahnya sangat tidak mungkin menjadi seorang penjahat. Ayahnya memang tegas, tetapi ayahnya adalah seorang penyayang. Di sisi lain, Farah harus meyakinkan wanita yang melahirkan kekasihnya, bahwa tidak akan ada apa pun terjadi dengan putra kesayangannya. "Tidak ada jaminan untuk itu Farah!" tegas Yuni dengan kesabaran yang mulai menghilang. Ia tidak suka melihat orang lain menangis-nangis di hadapannya. "Saya saja begini sama kamu, apalagi ayahmu! Bedanya, saya wanita, gak

