Butuh dua jam setengah bagi Prasaja untuk sampai ke Surabaya. Ia langsung menuju ke salah satu hotel mewah di daerah kota. Tujuannya bukan menginap, melainkan ke restoran yang sudah dipesankan Farah. Prasaja melangkah tanpa tolah-toleh. Sesampainya di hotel dimaksud, ia memarkirkan mobil gelapnya, masuk hotel dan menuju lift, lalu ke lantai paling atas, menuju restoran. Di sana ia langsung bisa melihat Farah yang mengenakan pakaian dengan warna mencolok. Entah apa tujuannya. Mungkin Farah ingin, saat Prasaja muncul, pria itu bisa langsung melihat dirinya. "Oke. Saya sudah datang. Ada apa?" tanya Prasaja tanpa basa-basi. Ia langsung duduk dan menatap tajam Farah. "Capek, ya? Kita pesan makan dulu, ya." Farah mencoba untuk bersikap lembut meskipun Prasaja sudah kasar sejak kedatangannya.

