Malam ini perasaan Raja begitu bahagia dan berbunga-bunga karena sebentar lagi dia akan bertemu Kayla. Yah, hari ini dia ada jadwal manggung di cafe tempat Kayla bekerja.
Dan sekarang Raja tengah sibuk memilih pakaian mana yang akan dia pakai untuk manggung nanti malam. Dia ingin tampil memukau di depan gadis yang tengah dia sukai yaitu Kayla. Setelah memilih beberapa pakaian, akhirnya pilihan Raja jatuh pada white T-shirt, black ripped jeans dan blue denim jacket.
Setelah selesai memakai pakaiannya, Raja memakai white sneakers kesayangannya. Lalu dia mematut dirinya di depan cermin sambil memutar tubuhnya untuk melihat penampilan dia saat ini. Tak lupa, sebagai finishing dari penampilannya Raja menyemprotkan parfume Bulgari Aqua Marine andalannya.
"Perfect!!!" Pujinya untuk dirinya sendiri.
Raja lalu mengambil kunci sepeda motor miliknya diatas Nakas. Sepeda motor yang dia beli dari hasil keringatnya sendiri saat manggung.
Setelah itu dia berjalan keluar dari kamarnya. Sepanjang jalan dia terus saja bersenandung ria bak anak ABG yang baru jatuh cinta. Kedua kakak nya yang sedang menonton tv sampai bergidik ngeri melihat tingkah laku adik lelaki satu-satunya itu. Mereka bahagia? Tentu saja. Siapa yang tak bahagia melihat adiknya begitu bahagia seperti sekarang ini. Apalagi yang menjadi alasan adiknya bahagia karena sedang jatuh cinta. Hal langka menurut mereka karena selama hidup di dunia, Raja baru pertama kalinya jatuh cinta. Namun mereka merasa ngeri juga melihat Raja tertawa cekikikan sendiri bahkan sering bersenandung seperti itu.
Kedua kakak perempuan Raja yaitu Cantika dan Larasati jadi penasaran wanita seperti apa yang mampu membuat adiknya yang susah jatuh cinta ini sampai sebegitu tergila-gilanya dengan seorang wanita.
"Mau kemana kamu, de? Rapi banget. Mana udah wangi juga. Ga biasanya tau. Biasanya juga kamu cuek banget sama penampilan kamu." Tanya Kak Cantika sembari melihat penampilan Raja dari atas sampai bawah. Hal yang sama pun dilakukan oleh Kak Larasati. Dia melihat Raja dari atas sampai bawah dengan dahi berkerut.
"Raja hari ini ada acara manggung, Kak. Di cafe tempat Kayla kerja." Jawab Raja dengan senyum lebarnya.
"Wah.. terus.. terus? Kamu ada rencana buat nembak dia hari ini ga? Mumpung look kamu hari ini perfect banget. Dia pasti bakal klepek-klepek." Usul Kak Larasati yang langsung membuat mata Raja berbinar.
"Wah bagus juga idenya Kak Laras. Tapi, apa ga terlalu kecepetan?"
"Ya ngga lah. Malah lebih cepat lebih baik. Kalau lama-lama takutnya keburu diambil orang. Emang kamu mau gitu?" Kak Cantika mulai mengompori adik lelakinya tersebut. Raja segera menggelengkan kepalanya dengan cepat sambil mengerucutkan bibirnya seperti anak kecil. "Ya ga mau lah. Kayla itu harus jadi miliknya Raja. Raja baru pertama kalinya ngerasain jatuh cinta. Dan cinta Raja harus kesampaian dan terbalaskan. Pokonya Kakak harus doain Raja biar Kayla nerima Raja ya." Pinta Raja pada kedua kakaknya tersebut.
"Pasti itu mah. Apa sih yang ngga buat adik kesayangan kakak ini. Semangat!!!" Seru kak Cantika dan kak Laras bersamaan.
"Yaudah kalau gitu Raja pamit dulu ya. Assalamu'alaikum." Pamit Raja lalu menyalami kedua kakak perempuannya.
"Waalaikum salam." Jawab kak Cantika dan kak Laras. Mereka lalu memanjatkan do'a agar usaha adiknya hari ini akan berjalan dengan baik tanpa kendala apapun.
****
Saat ini dibelakang panggung terjadi sebuah kehebohan. Dimana Raja tengah merengek pada Adit agar mereka dapat bertukar posisi satu malam ini saja. Raja ingin tampil sebagai penyanyi dan meminta Adit menabuh drum menggantikan posisi nya.
"Ayolah Dit. Semalam aja kok. Besok kita tukeran lagi." Raja terus merengek seperti anak kecil pada Adit sehingga membuat Adit geli melihat kelakuan Raja. Beda dengan ketiga teman yang lainnya. Mereka malahan tertawa melihat kelakuan Raja dan wajah kesal Adit.
"Ga mau ah. Gue ga bisa nabuh drum Rajasa. Lo mau malu-maluin gue didepan panggung hah? Kagak ada tuker-tukeran posisi." Adit menolak keinginan Raja. Bukannya dia tak ingin menolong sahabatnya yang ingin mengatakan cinta lewat bernanyi saat manggung malam ini. Tapi Adit benar-benar tidak berbakat menabuh drum. Yah, malam ini Raja membulatkan tekad akan mengatakan cintanya pada Kayla dengan bernyanyi didepan Kayla. Namun sepertinya rencana Raja takkan terwujud apabila Adit tak mau bertukar posisi dengan dia.
"Yaudah deh. Mungkin emang takdir gue buat jadi jomblo dan ga punya pacar malam ini." Raja memasang tampang murung lalu berjalan menjauh dari keempat temannya. Adit menghela nafasnya berat. Dia jadi tak tega melihat wajah Raja yang menekuk seperti itu. Ingin dia membantu Raja tapi iya itu tadi. Adit tak bisa menabuh drum.
"Yaudah biar gue aja yang nabuh drum. Lo ganti posisi gue aja jadi gitaris. Jadi Raja bisa jadi vokalis. Lo bisa kan jadi gitaris? Soalnya gue ga tega liat Raja ngerengek kayak gitu." Usul Imam pada Adit yang langsung disetujui oleh Adit. "Deal. Gue setuju kalau kayak gitu mah."
Akhirnya telah disepakati bahwa Raja akan menjadi vokalis. Adit menjadi gitaris. Dan Imam yang akan menabuh drum. Adit lalu menghampiri Raja yang duduk tak jauh dari mereka. Dia segera memberitahu Raja tentang rencana pergantian posisi untuk malam ini. Raja bersorak gembira mendengar penuturan Adit. Sontak tingkah laku Raja yang begitu kekanakan seperti ini membuat teman-temannya geli sendiri melihatnya. Benar-benar diluar ekspektasi mereka. Teman-teman Raja mengira, Raja hanya naksir biasa sama Kayla. Tapi tak disangka Raja ternyata begitu serius dengan perasaannya pada Kayla hingga berbuat sampai sejauh ini.
****
"Selamat malam semuanya. Malam ini kami akan membawakan sebuah lagu yang sangat spesial. Karena lagu yang akan saya nyanyikan malam ini, saya persembahkan untuk seseorang yang telah membuat saya jatuh cinta." Karena pada malam ini cafe sangat ramai pengunjung, pernyataan Raja sontak mendapat tepuk tangan yang begitu menggema di cafe tersebut.
Raja lalu memberi aba-aba pada keempat temannya untuk memulai penampilan mereka. Saat bernyanyi, pandangan Raja tak lepas dari sosok Kayla yang berdiri tak jauh darinya. Terlihat Kayla sedang menyaksikan penampilan dirinya dan menikmati lagu yang dia bawakan.
Tak pernah kusangka
Aku bisa merasakan cinta sejati
Dan tak pernah benar-benar mencintai
Manusia di bumi ini
Hingga apa pun akan kuberi
Untuk kamu.. kamu.. kamu
Dan takkan pernah aku meminta
Balasan semua.. semua.. semua
Tuhan pun tahu jikalau aku
Mencintai dirimu tak musnah oleh waktu
Hingga maut datang menjemputku
Kutetap menunggu kamu di lain waktu
Hingga apa pun akan kuberi
Untuk kamu.. kamu.. kamu
Dan takkan pernah aku meminta
Balasan semua.. semua.. semua
Tuhan pun tahu jikalau aku
Mencintai dirimu tak musnah oleh waktu
Hingga maut datang menjemputku
Kutetap menunggu kamu di lain waktu
Seluruh pengunjung cafe sampai dibuat takjub oleh suara Raja saat menyanyikan lagu dari Mahadewa yang berjudul Immortal love song. Tepuk tangan tak hentinya terdengar bahkan ketika Raja selesai menyanyikan lagu tersebut.
"Terima kasih semuanya. Saat ini saya akan mengungkapkan perasaan saya pada wanita tersebut. Dia adalah seorang wanita yang telah membuat saya jatuh cinta untuk pertama kalinya. Bahkan saya jatuh cinta pada pandangan pertama kepada dia." Ungkap Raja sambil menatap kearah Kayla yang sedang menatap dia juga. Terlihat Kayla tengah tersenyum manis pada dirinya membuat Raja senang bukan kepalang. "Saya mencintai kamu..." Ucapan Raja lantas terhenti ketika melihat seorang laki-laki mendekat pada Kayla dan memeluk Kayla. Dan yang paling membuat Raja tertohok adalah ketika Kayla membalas pelukan laki-laki tersebut. Wajah Raja seketika merah padam. Dadanya terasa begitu sesak menyaksikan pemandangan tersebut. Tangannya mengepal dengan erat hingga buku tangannya terlihat memutih menahan amarah yang sebentar lagi akan segera meledak.