Beberapa saat kemudian, Aletha bangun. Ia terkejut melihat David yang ada disampingnya sambil menatapnya khawatir. Sudah berapa lamakah dirinya tertidur? Aletha mengerutkan keningnya, “Loh kok kamu disini? Yang lain pada kemana?” "Aku mau nemenin kamu aja, yang lain pada ke kantin. Kamu kenapa? Ada masalah? Kamu bisa cerita ke aku." David mengelus pipi Aletha. Aletha menghela nafasnya. "Aku udah gak tinggal di rumah itu lagi. Gak kuat, bisa beneran gila nanti kalo aku tetep disana." David terkejut mendengarnya. "Lah terus kamu tinggal dimana?" "Di apartemen," jawab Aletha santai. "Salah satu LA Group?" Aletha hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawabannya. "Iya, kamu tau kan?" "Tau kok, nanti aku anterin ya? Kamu lagi sakit. Aku takut kamu kenapa-kenapa nanti di jalan." David men

