Tak lama, ia mengeluarkan sebuah pisau lipat dari saku belakang celana jeans yang dipakainya dan secepat kilat menusukkannya pada seseorang yang berada sisi kanannya. *** Shoot! Pisau itu menusuk tepat di bagian perut Mas Bayu. Setelah menusuknya, Kania langsung mencabut kembali pisaunya. Sekilas aku melihat salah satu bibirnya terangkat dengan mata yang nampak begitu berbinar. Seakan puas dengan apa yang baru saja dilakukannya. Kejadian itu berlangsung sangat cepat, hingga membuat semua orang tak menyadari tindakan nekat Kania. Bahkan, Mas Bayu sendiri pun tak sempat menghindar. Melihat itu, dengan cepat Mas Reyhan tanggap, ia langsung memegang dan memuntir lengan Kania. Merebut pisau lipat itu dari tangannya. Dan dengan cepat melemparnya ke semak yang ada di belakangnya. Lalu, mendo

