Kuputar kemudi mobil ini, tujuanku kini adalah pergi ke sebuah tempat di mana aku bisa mencari informasi tentang Kania. Sebuah tempat di mana Kania menghabiskan masa kecilnya. Sebuah tempat di mana orang orang terdekatnya berada. Tempat itu adalah rumahnya. Rumah keluarga Kania **** PoV. Reyhan. "Bu Alina sudah pergi pagi pagi sekali tadi, mas, Beliau tidak bilang mau kemana." jawab Mbak Sita, saat aku bertanya tentang Alina lewat sambungan telepon. Pagi ini mama memintaku untuk mengecek keadaan Alina. Pengakuan Alina kepada Mama kemarin bahwa dirinya diancam seseorang membuat mama mengkhawatirkannya. Bagi Mama, Alina sudah seperti putrinya sendiri, sebagai pengobat rindunya kepada Almh. Jeni, adikku. Mama memaksa untuk keluar dari rumah sakit siang ini, meski dokter sudah berusaha me

