Bab 75

976 Kata

Ah, tidak. Aku tak boleh berprasangka buruk. Aku yakin Mas Bayu tidak akan mengkhianati cintaku untuk kedua kalinya. Segera ku tatap wajah Keysa lalu mencecarnya dengan pertanyaan. "Katakan padaku ada dimana rumah itu?" *** Aku menatap Keysa tanpa berkedip. Benarkah yang dikatakannya? Sadar akan pandanganku, gadis itu segera memalingkan wajahnya. Mungkin ia merasa tidak nyaman. Sebuah rumah yang ...? Ah tidak, semoga tidak seperti apa yang saat ini kubayangkan. Tak akan kubiarkan Kania melakukan hal seperti itu. Aku tak akan membiarkan wanita itu mendapatkan keinginannya kali ini. Kulihat Bu Maryam masih tenang, meski ia menatap Keysa dengan tatapan penuh tanya. Bu Delia juga melakukan hal yang sama seperti yang kulakukan. Ia juga melirik putrinya sambil menautkan ke dua alisnya. Aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN