Memanfaatkan Keadaan

1065 Kata
Akhirnya, Brian mengaku atas sikapnya untuk menjauhkan Aliana dari kedua orang tuanya yang saat itu sudah di penjara atas kasus pembunuhan yang dibuka kembali. Kasus pembunuhan yang sudah hampir 19 tahun ditutup itu kini buka kembali karena desakan dari Brian yang sangat mengusahakan untuk kasus itu dibuka kembali, mereka juga membawa Aliana sebagai Angelina Yaksami putri satu-satunya sekaligus anak bungsu dari keluarga Yaksa yang masih hidup sampai saat ini. Awalnya mereka tidak percaya dan tidak dapat percaya karena pembantaian itu tidak menyisakan satu anggota keluarga pun yang tersisa, dan semua data yang mereka dapat kumpulkan pun semuanya tidak terdaftar nama Angelina Yaksami atau Aliana Awari, tidak ada satupun jejak yang mengatakan bahwa keluarga Yaksa itu memiliki anak perempuan yang masih hidup. Keluarga pengacara terkenal itu tidak meninggalkan satu jejak pun yang tercatat nama Angelina, mereka tentu saja bingung karena Aliana bersikeras mengatakan bahwa ia benar anak terakhir yang masih hidup. Kemudian Aliaan pun menceritakan bagaimana dia bisa bertahan hidup sampai saat ini, dan tanpa diketahui oleh pembantai yang membuat seluruh anggota keluarga Yaksa tewas bahkan saat pelayan serta penjaga mansion mewah itu tidak ada satu pun yang masih hidup. Aliana menceritakan jika saat kejadian pembantaian itu terjadi Angelina yang berumur 6 bulan dibawa jalan-jalan oleh sang paman bernama Hasbie, adik laki-laki dari Zura, mama kandung Aliana. Karena kebetulan itulah Aliana selamat dari tragedy pembantaian yang bisa saja juga membuatnya terbunuh jika ia berada di mansion mewah itu pada hari kejadian naas itu terjadi. Sebuah keberuntungan bagi Aliana, Yasa belum mendaftarkan kelahirannya di dalam daftar nama keluarga dan juga Yasa memang merahasiakan identitas seluruh anaknya dari anak pertama hingga anak terakhirnya yang baru saja lahir. Catatan kelahiran dari Angalina memang ada dan beruntung catatan itu sudah diamankan dengan cepat oleh Hasbie saat tahu penyerangan terjadi di kediaman Yaksa dan menewaskan seluruh anggota keluarga dan pekerja di dalamnya. Hasbie yang tidak kalah pintarnya dapat bekerja dengan cepat untuk memalsukan dan menghapus seluruh catatan kelahiran Angelina agar tidak terbaca oleh media, penyidik, bahkan yang sangat dihindari adalah penjahat yang sudah menyerang keluarga Yaksa. Aliana menceritakan pada pihak kepolisian dan penyidik bahwa Hasbie memiliki catatan keliharannya yang asli yang di dalamnya menyatakan bahwa ia adalah anak bungsu dari keluarga Yaksa. Hari itu Hasbie pun turut datang membawa semua data dan berkas yang dibutuhkan untuk menguatkan pernyataan Aliana yang mengakui sebagai anak bungsu Yaksa. Habsie turun mengakui bahwa ia adalah adik laki-laki dari Zura istri sah Yasa Yaksami. “Saya adalah adik kandung dari Zura, istri sah dari pengecara Yasa Yaksami. Dan saya jugalah yang menyembunyikan Angel yang saat ini sudah berganti nama dengan nama Aliana Awari. Semua ini…” terang Hasbie pada penyidik dan ia menyorkan berkas berisi data-data kelahiran Aliana dan catatan asli yang menyatakan Aliana benar putri satu-satunya keluarga Yaksa. “Ini semua adalah bukti dan catatan asli bahwa Aliana adalah Angelina Yaksami, kalian harus menerima permintaannya untuk membuka kembali kasus pembantaian keluarganya dan seluruh asset yang pernah ditarik oleh pemerintah harus dikembalikan pada pemegang yang asli,” papar Hasbie pada penyidik untuk mengambil keputusan sesuai dengan harapan mereka yang datang saat itu. Saat itu kepolisian dan penyidik tidak bisa berkata banyak karena kuatnya bukti milik Aliana. Mereka pun mendiskusikan dan mengangkat kembali kasus tersebut dihadapan media. Dan saat itu seluruh media heboh menberitakan bahwa kasus pembantaian yang terjadi pada keluarga pengacara terkenal yaitu Yasa Yaksami kembali dibuka karena kembalinya anak terakhir sekaligus anak satu-satunya yang tertinggal dari keluarga Yaksa, otomatis dia juga adalah pewaris seluruh harta kekayaan keluarga Yaksa. Kasus sah disetujui untuk kembali dibuka karena tekanan dari berbagai media dan bukti yang sudah tidak bisa dibantah. Alasan dari Aliana membuka kembali kasus pun karena ia tidak percaya bahwa pelaku pembantaian itu hanya dilakukan oleh dua orang saja. Sedangkan Brian ia merelakan kedua orang taunya untuk masuk penjara karena perbuatan mereka di masa lalu, mereka berdua adalah kaki tangan dari dalang asli pembataian yang terencana tersebut. Fikra dan Billa pulalah yang menjadi mata-mata untuk sang dalang yang saat ini menggigil tertawa seperti orang gila. Semua kekuatannya melayang dan lenyap tertiup angin panas dan menyebabkan angin hitam tak mampu bertahan lebih lama lagi. Hari itu juga kepolisian menjemput Fikra dan Billa di kediaman mereka. Brian ikut serta dalam penjemputan kedua orang tuanya. Saat kepolisian sampai di kediaman Fikra dan Billa mereka menyerahkan surat penangkapan. Fikra dan Billa tidak membantah atau tidak memberikan komentar sedikit pun. Mereka menyerahkan diri mereka untuk dibawa saat itu juga. “Maafkan aku… aku tidak bisa melindungi kalian, karena kesalahan kalian membuat seseorang tidak dapat merasakan kasih sayang orang tua kandungnya, dan saat ini biarkan aku meluruskan seluruh dosa ini menjadi terang dan terampuni,” tutur Brian pada Fikra dan Billa. Fikra tersenyum bangga karena anaknya sudah tumbuh menjadi pria dewasa yang jujur dan berjalan di jalan yang benar dan kuat. Billa tersenyum sambil menangis Pasangan suami istri itu sudah lama ingin menyerahkan diri tetapi mereka tidak bisa karena ancaman dari Juan yang akan menghancurkan keluarganya sedangkan mereka ingat mereka memiliki tiga anak yang harus dilindungi. Mereka pun bersabar sampai salah satu anak mereka sendirilah yang membantu anak yang mereka intai untuk melaporkan mereka, karena sampai saat itu terjadi mereka percaya keadaan seluruh anaknya sudah benar-benar kuat dan Juan tidak dapat menyentuh mereka sedikit pun karena mereka sangat percaya bahwa anak bungsu keluarga Yaksa tidak akan menyakiti anak-anak mereka apalagi Juan, Juan tidak akan dapat menyentuh apalagi ingin melukai anak-anak mereka, karena Aliana tidak akan membiarkan itu sampai terjadi. Mereka memang menyembunyikan fakta tentang Aliana, dan mereka tahu tentang Aliana yang memiliki dua sisi kepribadian yang sangat bertolak belakang. Ingatkan orang-orang bahwa mereka adalah pembunuh kelas kakap yang sangat pintar, mereka sudah lebih dulu mengetahui apa yang Hasbie sembunyikan dan itu pula mereka pun membantu menyembunyikannya agar Juan tidak cepat sadar bahwa Alianalah yang sedang ia cari untuk mencairkan nama yang sedang ia unting, palau yang sangat ingin ia miliki. Mereka pun tahu tentang anak keduanya yang menyelidiki mereka secara diam-diam dan menjadi pelindung Aliana di dalam bayangan. “Kami tau tentang kamu yang sudah lama menyelidiki Papa dan Mama,” ungkap Fikra sambil tersenyum pada anak keduanya itu. “Kau sudah tumbuh menjadi orang hebat dan dapat melindungi anak yang kini sudah tumbuh menjadi wanita kuat itu,” tutur Billa sambil tersenyum. Ia sangat ingin rasanya memeluk tubuh putra mereka dan mendekatnya sambil meminta maaf. Tapi mereka tidak bisa tangan mereka kini sudah diborgol dan di kawal oleh 4 polisi.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN