Semua Telah Berakhir

1332 Kata

Aku duduk berhadapan dengan wanita yang merupakan istri 'suamiku' ini di food court di dalam mall. Kami saling tatap dan mungkin sama-sama saling mengamati penampilan satu sama lain. Cantik. Itu kesan pertama yang kulihat saat pertama bertemu dengannya. Wajah putih mulus, hidung mancung, mata indah yang dihiasi dengan bulu mata lentik, dan dengan rambut brondenya yang bergaya soft Bangs panjang sebahu menambah kecantikannya. Elegan, dres yang dipakainya pun cocok sekali dengan bentuk tubuhnya. Dandanannya sudah mirip seperti para wanita sosialita kelas atas. Sepertinya dia habis belanja. Sepagi ini? Luar biasa rutinitasnya, berbanding jauh denganku. Aku dapat melihat tiga buah paper bag dengan nama brand berbeda yang kutahu adalah merk terkenal dan mahal. Wow ... Berapa duit yang dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN