Presdir

1116 Kata

"Kau beberapa hari ini murung. Mau cerita padaku?" Nila datang membawa satu kaleng soda dingin dan menempelnya ke pipi Vega. Karenanya Vega jadi sadar dari lamunan. Dia segera menggeleng. Tidak berniat menceritakan apa pun masalahnya. Bercerita ke orang lain yang bisa saja membongkar rahasianya. Vega belajar tentang itu dari Karina. Dan tidak mungkin dia ulangi lagi. Juga, tak pernah ada yang tahu siapa Vega sebenarnya. Vega menutupinya rapat agar tidak ada yang tahu tentang masa lalunya. Jika dia cerita ke Nila itu sama saja membongkar aibnya di masa lalu. "Hari ini kita ada meeting dengan perusahaan lain." Nila menunjuk ponselnya yang menampilkan chat grup house travelling department. "A-ah aku tidak melihat grup." "Tidak apa-apa. Ketua divisi tahu kau kurang sehat. Aku juga ingin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN