Suasana berkabung makin terasa setelah pemakaman selesai, langit berubah mendung. Tangisan wanita itu sudah terhenti, meninggalkan mata sembab. Pikirannya kalut, tidak ingin berinteraksi dengan siapa pun saat ini, jadi hanya mengangguk sekilas saja ketika orang yang datang ke pemakaman mengucapkan berbela sungkawa. "Sudah mau hujan. Yang lain sudah pulang, hanya tinggal kita saja di sini." Benar. Rintikan air juga sudah terasa mengenai puncak kepalanya yang terasa dingin. "Jangan ikut campur." Mungkin cuaca saat ini sama dinginnya dengan nada suara yang Vega tunjukan pada Altair. "Kau bisa sakit kalau terus berada dibawah hujan." Altair membuka payung hitam yang dibawanya, memayungi Vega karena rintikan hujan semakin deras. Vega menepisnya kuat, hingga payung itu terlepas dari tanga

