“Tumben sekali kau ke rumahku.” Karina melangkah mendekati Orion yang sudah duduk di sofa ruang tamu. Wanita berusia 28 tahun menyajikan teh hijau hangat untuk Orion, mengingat Orion yang datang ke rumahnya dengan menerobos hujan. Entah perihal penting apa yang pria itu bawa. “Belakangan ini ‘kan kau sibuk dengan Vega,” lanjutnya. Orion diam selama beberapa saat. Tidak mengubsir ucapan Karina, matanya fokus pada genangan air yang berputar di gelasnya. “Orion? Kau baik-baik saja?” Pria itu tersentak karena panggilan dari Karina. Seperkian detik kemudian dia baru beradu pandang dengan wanita yang duduk di seberangnya. “Karina, kau pernah bilang padaku bukan, ingin kembali berbicara dengan Vega, meminta maaf pada Vega dengan benar dan meluruskan kesalah pahaman antara kalian?” Lewat per

