Vega menghirup aroma bunga berwarna biru yang dipegangnya. Harum sekali. Sepertinya bunga ini cocok untuk ditaruh di ruang baca, aroma menyegarkan yang membuat rileks. Ah, sepertinya Vega lupa jika dia datang ke toko bunga untuk membeli bunga yang akan di dekorasi di acara pernikahannya nanti. Altair : Sayang Altair : Apa kau sudah menemukan bunga yang cocok untuk pesta pernikahan kita? Jika Altair tidak mengirim pesan untuk mengingatkannya, mungkin sampai detik ini dia masih mencari bunga yang cocok untuk ditaruh di setiap sudut ruangan. Tak ingin berlama di sini, sebab nanti malam akan ikut Altair ke acara ulangtahun Tristan, dan Vega belum bersiap-siap. Jadi Vega memutuskan untuk memanggil karyawan toko untuk diminta pilihan saja bunga yang paling cocok. “Permisi.” Karyawan yang

