Pagi-pagi sekali suara Yunus sudah terdengar membangunkan seluruh siswa dengan pengeras suara, pria itu berkelililing ke setiap tenda dan berteriak di depan tenda supaya penghuni di dalamnya segera bangun. Dia menginstuksikan supaya segera mandi, sarapan dan bersiap untuk berangkat ke hutan. “Kamu masih berani ke sungai, ‘kan La?” tanya Lydia, gadis itu beberapa kali masih menguap karena rasa kantuknya belum hilang. “Masih,” jawab Farfalla yang masih menggosok kedua matanya. Sebelum tidur tadi malam, ada sedikit drama di tenda itu karena Sisi tidak mau tidur dekat Farfalla, untung saja Lydia segera datang dan mengambil inisiatif supaya Farfalla tidur di bagian paling pinggir dan Lydia di sebelahnya. “Kalau begitu ayo kita berangkat sekarang, mumpung awal-awal. Nanti kita bisa cepat sel

