CHAPTER LIMA PULUH SEMBILAN

3054 Kata

            Setelah diperbolehkan pulang oleh dokter, Riski memutuskan untuk kembali ke kota tempat kuliahnya dan untuk sementara tinggal bersama keluarga yang ada di sana. Laki- laki itu masih membutuhkan kurk untuk berjalan dan masih harus rutin melakukan terapi. Kara sudah mencarikan rumah sakit terbaik di kota itu dan menjamin semua biaya terapi laki- laki itu hingga sembuh. Kara tak tahu apa lagi yang bisa ia lakukan untuk menebus rasa bersalahnya. Ia hanya bisa memberikan perawatan yang terbaik agar laki- laki itu cepat pulih seperti sedia kala. Kara tahu ia tidak akan bisa menebus kehilangan laki- laki itu. Kara hanya menggelontorkan uang, tapi laki- laki itu kehilangan saudaranya.             Riski dijemput oleh salah satu kerabatnya dan langsung dibawa menuju bandara, Sementara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN