Kita tahu, bahwa akhirnya kita hanya mengukir bahagia dan luka. Membiarkan sakit dan tawa itu berlawanan disatu waktu. Lalu tercipta jeda yang panjang. Bahwa inilah akhirnya-- sebuah kesia-siaan. *** Hari terakhir untuk semua perjalanan panjang dan harapan yang berusaha Altair terima. Pada akhir yang melenceng dari semua yang sudah di tatanya. Bahagia dan Luka mengambil alih perannya. Altair tidak punya alasan untuk bertahan, karena sekali lagi ini demi Lea. Bodoh memang, maka makilah Altair dengan semua ketololan yang dimilikinya. Sekarang--masih pukul sembilan pagi dan Altair baru saja melangkah menuju apartemen Lea. Semalam dia berakhir tidur di tempat bilyard Sean. Melepaskan semua amarah dan juga kekesalannya pada semua benda di sana dan pergi setelah semuanya hancur berantak

