Jika kita tidak di-izinkan bersama, mungkin ku menolak hari-hari selanjutnya. Melewati pagi dan malam tanpa senyumnya... Lalu memenjarakan diri pada cerita kita yang tak tentu... Tapi pada satu nama yang akan selalu, kutemukan kamu pada akhir keputusanku. *** Mungkin, beberapa terlahir untuk menghadapi banyak masalah. Namun akan menemukan keindahan di akhirnya. Tapi tidak dengan Lea, ia merasa semua masalah selalu membondongnya-- beriringan. Seperti tidak pernah berkesudah. Lalu, ketika Lea sudah mulai nyaman dan sedikit menemukan kebahagiaanya. Semesta seakan tidak pernah turut andil untuk membantunya. Seolah-olah mereka senang menemukan Lea terpuruk. Ataukah memang itu takdir yang harus Lea terima di hidupnya? Seperti segalanya memang tidak pernah berpihak kepadanya. Kemudian,

