Tara tak bisa juga tertidur walau ia memaksakan diri memejamkan mata. Padahal, masih ada waktu sekitar tiga atau empat jam lagi untuknya beristirahat sebelum memulai hari. Salahkan saja pria yang selalu menganggap dirinya korban, padahal dirinya yang telah membuat Tara menderita. Pembohong yang menodai cinta. Tara membuka ponsel dan mengirimkan pesan pada atasannya jika ia tak akan bekerja hari ini, lalu ia mengirim pesan pada pengacaranya untuk segera mengirimkan surat cerai pada Abimanyu. Semua kegilaan ini harus segera diakhiri. Tara memejamkan mata, berusaha untuk lupa walau memang sangat sulit untuk melakukannya. Perkataan Abimanyu barusan tak dipedulikannya. Apa yang lebih sulit daripada kehilangan hati dan juga dunianya? Ia tak peduli lagi, biar saja mereka hancur bersama. Mentar

