"Satenya enak banget. Nanti ajak Nay makan disana lagi ya!" Naya turun dari motor Devin setibanya didepan pagar rumahnya. "Devin mau mampir?" tawar Naya. "Lo sendirian?" tanya Devin balik. "Ada bibi sama satpam," jawab Naya. "Khawatir ya!?" ucap Naya percaya diri. "Ge er..." dingin Devin mengalihkan pandangannya pada langit yang mulai menghitam bahkan bulan sudah tak terlihat lagi. "Kayaknya bakalan hujan deh," ucap Naya mengikuti arah pandang Devin. Byursss!!! Hujan turun dengan derasnya setelah Naya mengucapkan kalimat itu. Naya bergegas menarik tangan Devin memasuki area rumahnya. "Pak satpam! Motornya amanin ya!" pinta Naya pada seorang satpam yang tengah berjaga. Naya dan Devin masuk kedalam rumah dalam keadaan setengah basah. Sang gadis tersenyum menampilkan deretan gigi

