Pagi sekali suasana menjadi dangat ramai di rumah Santi. Kedua orang tuanya sudah pulang dari acara honeymoon rutin mereka. Ditambah kepulangan Sinta dan kehadiran Dodit membuat pagi gue nggak kesepian. Sinta dan Dodit asyik main game di sofa sementara Om Darvin membaca koran di kursi tidak jauh dari tempat duduknya Sinta dan Dodit. Sementara Tante Vina sibuk di dapur sendirian. “Pagi, Ma.” Gue coba menyapa membuat Tante Vina menoleh lalu memamerkan senyumnya. “Tumben kamu bangun pagi, San. Kemarin nggak ada pemotretan?” “Free, Ma. Lagi persiapan fashion week.” Tante Vina mengangguk lalu menghidangkan masakannya di atas piring. Ada nasi, ayam suwir bumbu merah dan tumis sayur. Gue nggak bohong kalau masakan Tante Vina benar-benar lezat meski sederhana. “Mama senang kamu banyak berub

