Sean menatap kedepan kelas dengan malas. Seorang wanita paruh baya terlihat sedang menjelaskan sesuatu di depan sana. Sean menatapnya tanpa minat. Akhirnya pria itu menguap. Ini bahkan sudah kesekian kalinya ia menguap. Perlahan ia mengangkat salah satu tangannya ke udara hingga aktifitas wanita di depan sana terhenti dan menoleh padanya, begitu juga dengan beberapa siswa yang juga tampak menoleh padanya. "Ada apa, Sean Erlangga?” tanya wanita itu. "Aku harus pergi ke toilet,” ucap Sean -malas. Wanita itu mendengkus pelan. "Pergilah,” ucapnya. Dilihatnya Sean langsung beranjak dari tempatnya dan segera berjalan menuju pintu kelas. Sejenak pria itu menatap kearah teman-temannya sembari tersenyum lebar. Teman-temannya tampak terkekeh pelan melihatnya. Satria yang duduk di depannya hanya

