"Kalau begitu pecat dia." "Apa?" "Jauhkan dia dari Andrean,” ucap Nyonya Karen. "Kurasa kau berlebihan. Kau tidak perlu melakukan ini. Rachel bahkan tidak bersalah,” ucap Vincent. Nyonya Karen menyandarkan punggungnya ke sandaran sofa. Ia kemudian memejamkan kedua matanya pelan. "Mereka berdua bahkan tidak pernah saling berbicara satu sama lain. Hubungan mereka jauh dari kata baik. Dan ... mereka tidak akan kembali. Rachel sudah memiliki seseorang sekarang,” ucap Vincent. Mendengar ucapan Vincent, Nyonya Karen kemudian kembali menatapnya. "Benarkah?” Vincent mengangguk. "Tapi kurasa semuanya malah bertambah buruk. Semuanya lebih rumit dari yang kau pikirkan." "A-apa?" "Aku harus segera kembali ke kafe. Aku akan kemari lagi lain kali.” Vincent berdiri dari posisinya dan segera b

