Rachel menatap salah satu halaman bukunya tanpa fokus. Ia bahkan mengabaikan Megan yang tengah berbicara padanya. Sampai akhirnya gadis bermarga Lee itu sadar. Rachel tidak Mendengarkannya. "Rachel!" "A-ah ya!" Rachel terperanjat kaget. "Kau tidak Mendengarku ya?" Rachel mengerjap. "Eh?" Megan mendengkus. "Sudah kuduga," gadis itu segera memakai tasnya dan beranjak dari kursinya. "Kau mau pulang tidak? Sudah sore. Kau bisa pulang bersamaku danGema jika kau mau." "Ah, tidak perlu. Kalian duluan saja. Aku akan pulang nanti saat tugasku selesai,” ucap Rachel. Ia kembali menyibukkan diri dengan bukunya. "Sudah terlalu sore. Kau harus pulang. Lagipula sekolah sudah sepi." "Tidak apa-apa, aku akan baik-baik saja. Kau sebaiknya pulang,Gema pasti sudah menunggu." Megan menghela napasn

