Andrean perlahan memasuki rumahnya. Begitu sampai di ruang tamu, ia melihat Tasya yang tengah sibuk memainkan ponselnya. Hingga gadis itu menyadari kedatangannya. Ia tersenyum tipis. Andrean menatapnya sekilas sebelum akhirnya mengeluarkan suara. "Ke mana Ibu?" "Ah, ibu sedang pergi keluar. Dia bilang ada sesuatu yang harus dibeli,” ucap Tasya. Andrean mengangguk pelan. Ia kembali melangkahkan kakinya menuju kamarnya. "Ndre?" Langkah Andrean terhenti begitu Tasya memanggilnya. Pria itu sedikit menoleh. "A-ada yang ingin kutanyakan padamu." Tasya meremas jemari tangannya begitu kedua mata milik Andrean bertumbuk dengannya. Andrean menghela napas. "Nanti saja, sekarang aku lelah." Pria itu kembali melangkahkan kakinya kearah tangga menuju kamarnya. Tasya menggigit bibir bawahnya. "T

