Bukan hal mudah bagi Arga untuk mengambil keputusan. Namun, seberat apa pun tantangannya, dia tetap harus mencari Hasna sebagai bentuk permintaan maaf, karena sudah menuduh wanita itu bahkan langsung mengusirnya. Arga menatap Aida dengan raut wajah serius, dia siap menanggung segala risiko asalkan Hasna kembali padanya. Setelah mengembuskan napas panjang, Arga akhirnya angkat bicara. "Aku siap pergi dari sini tanpa membawa harta peninggalan Mama. Tapi ingat, Ma. Mama jangan menyesal kalau seandainya nanti aku juga gak akan kembali." Arga menjawab dengan penuh keyakinan. Mendengar keputusan itu, air mata Aida menetes. Rasanya sakit sekali ketika anak lelakinya yang sejak dalam kandungan hingga sekarang dia jaga dan rawat, justru malah memilih perempuan lain setelah dewasa. Serin masih b

