Aida dan Arga saling menatap tajam, ada rasa sakit yang dirasakan keduanya. Kenapa pertengkaran ini harus terjadi, padahal jika Aida sedikit saja menekan egonya, mungkin semuanya takkan seperti ini. Arga sendiri sebenarnya tidak sedikit pun memiliki niat untuk memusuhi ibunya. Namun, semua yang dilakukan adalah salah. Terlepas kepada siapa Aida berbuat jahat, baik kepada Hasna ataupun bukan, Arga pasti akan tetap berada di garda terdepan untuk meluruskan perbuatan Aida. "Aku gak menabuh genderang perang, Ma. Aku hanya mau menegakkan kebenaran.” Arga menatap Serin dan Aida secara bergantian. “Kemarin aku usir Hasna karena aku melihat dia tidur dengan lelaki lain, tapi Bu Meli dan Pak Taufik datang dan mengatakan kalau Hasna dijebak.” "Siapa lagi yang menjebak kalau bukan kalian? Mama den

