Nyatanya benar saja, malam hari Mama mereka meminta Rio ikut dengannya ke rumah sakit besok. Rio yang sudah berjanji pada adiknya itu mengiyakan permitaan Sang Mama. Riopun tidak bertanya lebih jauh lagi kenapa dirinya harus ke rumah sakit. Lastri merasa senang putra sulungnya itu tidak bertanya macam-macam tentang hal ini. Ia berjanji akan menceritakan semuanya pada kedua putranya itu setelah hasil Tes DNA keluar. Keesokan harinya sesuai janji Rio dan Sang Mama pergi ke rumah sakit, saat sampai di rumah sakit keduanya disambut dengan kedatangan Sang Papa. Rio terkejut melihat Sang Papa di rumah sakit, Ia langsung memberikan salam. Sementara Sang Mama hanya diam tak mempedulikannya. Lastri berjalan mendahului kedua pria itu untuk masuk dalam Lobi rumah sakit. Ketiganya ber

