Seperti biasa, Mutia dengan riang menyiapkan bekal untuk dirinya dan Ganesha. Entah kenapa hari ini Ia mempunyai firasat baik tentang ingatan sang pujaan hati. Makannya hari ini Ia menyiapkan menu makan siang yang special. Sementara itu di rumah Ganesha, pria bermata almond itu sedang bersiap untuk pergi ke kantor seperti biasa, sebelum keluar kamar untuk sarapan dengan keluarganya Ia mengambil amplop coklat dari mejanya sambil tersenyum sumringah kemudian keluar begitu saja dari kamarnya. Wanita berhijab itu menunggu kedatangan Ganesha di depan kantornya. Ia menunggu dengan setia pria yang merupakan calon suaminya itu di pos penjagaan. Selagi menunggu Ia berbincang dengan satpam yang ada di sana dimana mereka sudah terbiasa pada Mutia yang memang sering datang ke situ untuk membawakan m

