HAVEN - Part 18

793 Kata

"Mereka sudah membunuh Severus," Bibir yang dibalut lipstik merah itu tersungging. Matanya yang bak mata kucing ikut tersenyum juga. "Setidaknya kita sudah berhasil membuat mereka waspada," jari lentiknya menjangkau gelas wine yang ada di depannya. Ia teguk minuman itu dengan sangat elegan, "mereka tidak akan bisa jauh dari jangkauan kita. Kita hanya kehilangan satu orang. Jangan lemah," ia melirik pria itu melalui bahunya. Rambutnya yang hitam dan lurus tergerai di punggungnya. Pria itu hanya bisa menundukkan kepala. "Siapkan upacara untuk menghormati temanmu itu," Pria itu langsung mengangkat kepalanya. Kedua matanya berbinar saat mendengar kalimat itu keluar dari bibir orang yang ada di depannya. Ia tersenyum, "terima kasih boss." Bibir merah itu kembali tersungging. Ia letakkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN