"Haven!!!" Teriakan itu terdengar hingga keluar ruangan karena Haven tidak menutup pintu ruangannya. Selene menatap marah Haven. Ia tidak percaya, Haven mengatakan hal itu kepadanya! "Menikah? Kau menikah dengan siapa hah?!" Selene mencengkram kerah kemeja Haven. "Siapa wanita yang sudah berani merebut mu dari ku!!" teriak Selene di depan wajah Haven. Haven tetap tenang, ia lepaskan kedua tangan Selene yang mencengkeram kerah kemejanya. "Kenapa? Merasa kehilangan penggemar?" "Apa?" "Aku sudah meminta mu untuk bertemu dengan keluarga ku kan? Kau menolak. Jika kau mengatakan iya waktu itu, maka saat ini hubungan kita tetap berjalan seperti biasa." Selene tersenyum sinis, "kau menyalahkan aku? Kau yang terlalu lemah untuk menolak semua permintaan mereka Haven!!" Haven menatap datar Se

