*** "Lho, Mas, kok ke sini? Bukannya tadi Mas bilang mau anterin saya pulang?" Mobil Alaska berhenti di depan sebuah gerbang, Skayara dengan segera bertanya. Tiga hari menjalani pemulihan di rumah sakit, dia diizinkan pulang di hari keempat. Tidak sendiri, Skayara ditemani Alaska yang katanya siap mmengantar dia pulang. Namun, alih-alih ke kost, Skayara justru dibawa ke rumah pria itu—membuat dia dihampiri rasa heran. "Ya ini kan pulang," ucap Alaska. "Mas, serius ih!" ujar Skayara. "Rumah saya bukan di sini. Jadi ayo putar balik. Saya ngantuk." "Rumah kamu emang bukan di sini, Skay, tapi untuk sementara waktu kamu bakalan tinggal di rumah saya," ucap Alaska—membuat kedua mata Skayara membulat. "Mas ...." Skayara menoleh kemudian memandang Skayara lekat. "Meskipun selama beberapa

