*** Hidup Lina yang semula tenang, seketika berubah menjadi penuh tekanan. Ditegur oleh Nadisa bahkan diminta untuk membujuk Skayara pulang ke Cimahi, dia belum berhasil menjalankan tugasnya setelah sang keponakan angkat menyudahi panggilan begitu saja. Tidak diam saja, Lina berusaha menghubungi Skayara lagi. Namun, nomor gadis itu mendadak tidak bisa dihubungi, sehingga sekarang di sofa ruang tengah rumah, dia merutuk dengan perasaan gelisah. "Ini kalau Skaya enggak kasih jawaban, aku harus gimana?" tanya Lina. "Bu Nadisa pasti bakalan terus menekan aku. Lagian kenapa Skaya susah banget sih buat diajak pulang? Mentang-mentang udah ada pacar orang kaya." Tidak ada siapa-siapa termasuk sang suami yang sedang bekerja, Lina hanyut dalam rasa gelisahnya sendirian, hingga ponsel di genggama

