*** "Kenapa tadi aku kaya dihipnotis ya? Ditanya apa pun jawab. Padahal, aku sama Ibu itu baru pertama kali ketemu. Benar dia sahabat Almarhumah Mamanya Mas Alaska apa bukan, semuanya juga belum pasti." Kembali sendirian setelah sebelumnya kedatangan tamu, Skayara sibuk bergumam. Mengingat lagi obrolannya dengan Nadisa, dia kebingungan sendiri setelah sadar dirinya terlalu banyak membocorkan informasi pribadi. Nama lengkap, tentang orang tua, alamat, bahkan bersama siapa Skayara hidup, semua ditanyakan Nadisa beberapa waktu lalu—membuat Skayara memberitahu semuanya. "Tanyain jangan ya ke Mas Alaska?" tanya Skayara. "Takut banget kalau yang tadi tuh cuman modus doang." Skayara terus merutuki kecerobohannya. Tidak ada siapa-siapa, dia hanyut dalam lamunan hingga setelah cukup lama perg

