Beberapa hari lalu ... Sebelum hari ini, Genta sudah mendapat kabar kalau Argo mengundurkan diri dari firma. Kabar itu Genta terima langsung dari papanya. “Maaf, Papa menyuruh kamu sepagi ini ke kantor.” Genta yang baru pulang dari Yogya, tentu saja masih kelelahan. Namun, pertemuan ini tidak bisa ditunda, begitu kata Sinagar di emailnya. Genta merespon Sinagar hanya mengedikkan bahu. Apa yang terjadi pada Argo sepenuhnya bukan salah adiknya sendiri. Melainkan ada salah Genta juga. “Ada yang mau Papa sampaikan” tanyanya langsung, tidak mau berbasa-basi. “Kamu terima email Papa tadi malam?” Genta mengangguk, mengingat isi dari email itu. “Sebenarnya anak Papa tidak bisa resign dari firma ini. Kecuali memang benar-benar ingin mengambil profesi yang lain.” “Memang Argo ingin menambil

