Berkabung dan Berharap

1025 Kata

Pandangan kosong Tyas jauh ke depan jalanan. Sesekali mengerjap, tapi tidak bisa menatap ke arah Genta. Rasanya ingin selalu terjatuh dalam pelukan lelaki itu. Apalagi saat ini, ada kelegaan sedikit dihati Tyas, ada Genta di sampingnya, tapi belum sepenuhnya. Tyas masih belum tahu, bagaimana bundanya nanti begitu tahu kalau Genta adalah pilihan hatinya. Jadi untuk sementara, Tyas harus menahan semua perasaannya kepada Genta. Lelaki itu begitu fokus menatap ke jalanan yang terang. Perjalanan menuju rumah orang tua Tyas, tersendat. Kendaraan memadati jalanan Ibukota, beberapa kali Genta mendengar kalau Tyas menghela napas. Bukan karena apa, Tyas hanya ingin terlihat kuat nanti ketika ada di rumah orang tuanya. Tyas sempat melihat sosok Argo yang keluar dari mobil bersama mantan mertuanya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN