Part 52 "Hallo. Ya. Ya. Okey. Apa nama tempatnya? Asiiapp aku segera meluncur ke sana," ujarnya dengan tergesa. Dipakainya jaket yang tersampir di atas sofa dengan terburu. Bergegas dia sambar kunci mobil yang setiap saat berada di gantungan dekat pintu kamar. Gubrakkk .... Karena terburu-buru tanpa sengaja dia menyenggol vas bunga yang di letakkan di bawah gantungan kunci yang berderet. Mendengar suara hiruk pikuk di tengah malam, Aryanti segera melepaskan pelukannya terhadap tubuh mungil Rio yang memang akhir-akhir ini sejak menikah bocah lucu nan menggemaskan itu selalu ingin tidur bersama ibu sambungnya tersebut. "Kamu mau kemana?" ujar Aryanti saat melihat Sadewa bergegas menuju pintu utama. "Kenapa? Kenapa kamu selalu mengacaukan kehidupanku?" tanyanya penuh dengan penekanan.
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


