Season2 BAB 24

1983 Kata

Zora menatap suaminya penuh tanda tanya setelah lelaki itu menerima telepon dari seseorang. Wanita itu menghampiri sang suami untuk menanyakan apa yang sebenarnya sedang terjadi. “Ada apa Pah?” tanya Zora. Sontak Janardana menoleh ke belakang dia tersenyum saat mendapati sang istri sudah berada di balik tubuhnya. “Mama.” “Pertanyaan Mama belum dijawab,” protes wanita itu. Janardana menghela napasnya kasar, lelaki itu mengusap pipi kanan sang istri dengan penuh kelembutan. “Kenapa Mama tidak istirahat?” lelaki itu sengaja tidak menjawab pertanyaan Zora. Karena Janardana tahu jika sang istri tahu pasti akan menjadi beban pikiran. “Mama tidak bisa tidur, dari tadi perasaanya tidak enak,” jelas Zora. “Papa jangan mengalihkan pertanyaan Mama. Sebenarnya apa yang sedang terjadi?”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN