Besoknya, Rinaldy dan Nina melanjutkan kegiatan mereka. Pagi ini, keadaan Rinaldy sudah jauh lebih baik. Kakinya merespon lebih baik, dan bahkan bisa bertahan sampai 3 jam lamanya. Nina sudah selesai mengenakan pakaian baru, yang entah kapan dipersiapkan oleh Rinaldy. Termasuk dengan dalamannya. Semuanya berasal dari merk ternama. Pipi Nina terasa panas saat tadi mengenakan dalaman yang sepaket dengan dress birunya. Masih berada di walk in closet, untuk kali ini Nina merasa dirinya benar-benar cantik mengenakan dress itu. Dia tersenyum, lalu melangkah keluar. “Kamu cantik banget!” guman Rinaldy saat Nina baru keluar dari closest, dengan dress biru yang sangat kontrak dengan kulit putihnya. Hari ini dia akan membawa Nina jalan-jalan menikmati Bali. “Tapi mas, kok kamu tau sih ukuran bra

