Revano masih duduk di sofa di mana kedua netranya menatap kepergian Aluna. Wanita itu marah dan langsung pergi dari hadapannya masuk ke dalam kamarnya setelah menampar wajahnya tiga kali. Aluna tidak mau diceraikan dan semua perkataan Alverno padanya benar. Bagaimana pun perjanjian tertulis itu ada, tapi wanita itu sudah di pastikan tidak akan mau melepaskan Revano bagaimana pun caranya. Entah karena cinta entah karena Revano kaya itu menjadi salah satu alasan Aluna yang Revano tidak ketahui. ‘Tidak semudah itu wanita itu akan melepaskanmu Rev! Lo bodoh! Wanita itu sudah di pastikan ingin menjadi Mrs Stone. Istri satu-satunya dari Revano William Stone!’ –kata-kata Alverno. Revano membuang napas, sembari memijit keningnya yang terasa pusing. Melanie saja istri pertamanya yang ia boh

