Living on Board

270 Kata
Suasana area kabin crew di deck B nampak sangat kontras dengan tadi pagi. Malam itu hampir semuanya sudah kembali ke kabin. Orang-orang lalu-lalang bersenggolan di gang yang sempit. Pintu-pintu kabin banyak yang terbuka, terlihat di dalamnya sekumpulan orang bermain kartu, bermain gitar, ngobrol-ngobrol sampai nobar alias nonton bareng filem bokep (filem p***o). Toilet nampak ramai dengan senandung-senandung dalam shower. Bahkan yang dagang dengan membuka semacam kios juga ada. Menaruh dagangannya di sekitar pintu kabin mulai dari kripik, cookies, minuman kaleng dalam ice box, kaos kaki sampai keperluan mandi dan obat kuat. Di area koridor yang agak luas, seseorang nampak sedang memangkas rambut. Cermin kecil diberdirikan di dinding dan kabel mesin cukurnya menjuntai panjang di lantai tersambung dengan gulungan kabel menuju stop kontak dalam kabin. Orang-orang jongkok berjejer di sepanjang koridor, antri menunggu giliran. Heru sudah mulai merasakan kehidupan kapal yang sesungguhnya. Setelah bekerja 15 jam seluruh Room Service Atendant berkumpul di kabin B 82. Mereka mengadakan acara penyambutan dengan minuman-minuman beralkohol. Mereka menyebutnya ritual dengan bahasa Indonesia. Entah idenya dari siapa. Tapi anak-anak Fillipino nampak terbiasa dengan kata itu. Kondisi fisik mereka memang pantas diacungi jempol. Setelah melakukan pekerjaan yang membuat baju basah kuyup karena keringat, mereka masih bisa begadang dan minum-minum. Heru benar-benar tak kuat lagi. Badannya terasa sakit semua. ”Ya Tuhan. Ini baru hari pertama.” Ia rebahkan tubuhnya di kasur. Anak-anak cukup mengerti. Toni bahkan membantu menutup horden tempat tidurnya. Sesaat kemudian tak terdengar lagi suara mereka. Matanya benar-benar terpejam, goyangan ombak terasa bagaikan gendongan ibu yang mengayunkan buah hati, ia terhanyut dalam lelap. Away Id rather sail away Like a swan Thats here and gone.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN