BAB 22. KEGAGALAN RANIA-DION

1179 Kata

Langit menatap Pangeran sekilas, lalu menunduk kembali. Dia juga mengembuskan napas berat, tetapi masih enggan menjawab. “Apa, sih, yang disembunyikan? Ayoklah, Bang, kamu sudah banyak membantuku, sekarang aku sudah bisa membantumu,” ujar Pangeran berusaha membujuk Langit agar dia bisa lebih terbuka kepadanya. “Aku baik-baik saja,” jawab Langit, seperti itulah kalimat yang mengandung arti terbalik, karena wajahnya tak mengatakan hal yang sama. “Kamu juga tidak mempercayaiku? Benar-benar tidak mempercayaiku? Kita inu keluarga, Bang,” desak Pangeran, setengah tidak sabar karena dia merasa khawatir. “Sudahlah! Keluarga, keluarga, keluarga, aku muak mendengar itu. Seseorang bersikeras menganggapku keluarga, orang lainnya bersikeras memintaku untuk tahu diri. Kenapa semua orang di dunia ini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN