Indi merapatkan jaketnya, mereka berangkat dini hari ke dieng untuk mengejar sunrise. Suasana dingin dan berkabut, mungkin di bawah 10 °C. Menurut Cato kalau mereka bisa bergegas pulang sebelum jam 2 siang, mereka tidak perlu menginap. Kata menginap membuat Indi sedikit gugup, bagaimanapun dia dan Cato belum sedekat itu. Indi melirik ke arah Cato, dia mengenakan celana jeans dan kemeja kulit. Cato selalu terlihat keren saat berpakaian, walaupun dia hanya mengenakan pakaian casual biasa. Memergoki Indi memandanginya, Cato tersenyum. "Liat apa?" "Nggak ada." Indi menggeleng dan ikut tertawa. Lucu, Cato sering memergoki dirinya memandangi pria itu. Pastilah Cato berpikir kalau dia sudah tergila-gila padanya. "Mau beli kopi atau cemilan dulu nggak?" Cato bertanya. Sekalipun hari masih

