"Cato!" Fatma berteriak dan menghambur menuju anaknya, memeluknya dengan erat. Air mata membasahi wajahnya. "Ma." Cato membalas pelukan ibunya. "Ya Tuhan, Cato." Fatma mengguncang-guncang tubuhnya. "Ma, aku jadi makin sakit." Cato tersenyum. Fatma mengusap kedua wajah Cato dengan tangannya. Memandanginya "Ma." Indi menyapa. "Indi." Fatma menoleh, kemudian dia memeluk Indi. Prabu juga datang, berada di belakang Fatma. Dia memeluk Cato. "Selamat datang kembali.." Prabu berujar. "Makasih, Pa." "Cais mana?" Prabu mengedarkan pandangan ke sekeliling. "Lagi mengurus medical-ku." Cato menjawab. "Kamu ... apa yang terjadi, Cato? Kamu dari mana? Apa yang terjadi sama kamu? Bagaimana kamu bisa kembali? Cato jelaskan sama mama." Fatma mencecarnya dengan pertanyaan. "Ma, sabar dulu ... y

