Laura terus memperhatikan anaknya, sejak lama dia mengetahui kalau Indi jadi sedikit berbeda. Indi pastilah merahasiakan sesuatu darinya. Laura menduga kalau anaknya itu telah berpacaran dengan Cato, sejak Cato pindah dari kost-an mereka, Indi bercerita kalau Cato membeli rumah baru. Setelah itu setiap pulang kerja, Indi sering telat. Dia selalu berkata kalau nongkrong dengan teman kerjanya. Semakin lama semakin sering. Tetapi firasat seorang ibu tidak pernah salah, Laura merasakan kalau Indi berkencan dengan Cato di rumah barunya itu. Tanpa gangguan. Laura hanya berharap, Indi dapat menjaga dirinya dengan baik, dan mereka bisa bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan, seandainya hubungan mereka menjadi lebih serius nanti. "Cantik sekali, sih." Laura berkomentar. "Ibu ...." Ind

