Seperti biasa, hari ini Indi menunggu kedatangan Cato, setelah kemarin mereka tidak bertemu karena Indi membawa ibunya check up ke rumah sakit. Indi merasa sangat rindu. Tidak ada yang berbeda, hanya perasaan Indi sedikit sesak. Dia berusaha untuk mengabaikan kata-kata Cais, soal Cato yang sering berganti pasangan, tetapi mau tidak mau hal itu terus menggema di pikirannya. Masa iya Cais berbohong, sekalipun itu karena Cais tidak suka Indi berpacaran dengan abangnya? Apa iya Cato seperti itu? Apa benar Indi terlalu cepat percaya padanya? Pikiran-pikiran kemudian berkecamuk di benak Indi. Cato muncul dengan senyuman di wajahnya, semakin hari semakin tampan di mata Indi. "Halo." Dia menyapa. Indi menjawab pelan. "Mau langsung pulang atau mau mampir ke rumah?" tanya Cato. "Pulang aja

