Satu minggu telah berlalu sejak Cato pergi ke Jakarta untuk urusan pekerjaan. Satu minggu itu pula Indi harus berangkat dan pulang dari kantor sendiri Dia sangat merindukan Cato, tanpa disadari sejak bertemu dengan Cato, Indi tidak lagi bisa membayangkan bagaimana seandainya kalau dia sendirian tanpa lelaki itu? Mungkin itulah yang dinamakan perasaan cinta. "Tumben sendirian terus, masih sama yang kemarin?" goda teman satu kantor nya, Puji. "Mbak Puji." Indi menoleh, "Iya, orangnya lagi keluar kota urusan pekerjaan." "Eh, Ndi, ternyata aku kenal dengan cowok kamu itu. Namanya Cato bukan? Ini menggangguk, "Mbak kenal di mana?" "Cowokku sih yang kenal." Indi sebenarnya sedikit bingung kenapa sepertinya Mbak Puji sangat penasaran dengan Cato. Dia hanya melihat Cato saat mengantar

